Turbo

Rabu, 18 November 2015

Pembelajaran PKN ( ANALISIS MATERI PEMBELAJARAN PKn MI oleh ( Kelompok 4 PGMI A / V DEVA ARIANI HELDA ROSITA RIZKY NOVRIMAHENDRA )

ANALISIS
MATERI PEMBELAJARAN PKn MI
A.    Pengertian Materi Pembelajaran
Dalam melakukan proses pembelajaran diperlukan bahan ajar atau materi pembelajaran (intrucsional materials) yang secara garis besar terdiri dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari peserta didik dalam rangka mencapai standar kompetensi yang telah di tentukan. Materi pembelajaran merupakan sesuatu yang disajikan guru untuk diolah dan dipahami oleh siswa-siswi dalam rangka mencapai tujuan-tujuan intruksional yang telah ditetapkan. Dalam kata lain, meteri pembelajaran merupakan salah satu unsure atau komponen yang penting untuk mencapai tujuan-tujuan pembelajaran yang berupa fakta, kosep, generalisasi, hokum/aturan, dan sebagainya yang terkandung dalam mata pelajaran (Ibrahim, 2003).
Jenis -jenis bahan pembelajaran dapat dibedakan berdasasarkan beberapa hal. Berdasarkan bentuk-bentuk pesan menurut Darwyn Syah (2007) bahan pembelajaran dubedakan sebagai berikut.
1.    Konsep, konsep adalah gagasan atau ide-ide yang memiliki cirri-ciri umum. Konsep merujuk pada sesuatu yang mempunyai arti abstrak, dalam pengertian, sesuatu yang di abstrakan dari pristiwa yang kongkrit (fakta). Karena konsep masih berupa gambaran atau segala sesuatu bertindak atau hubungan dari berbagai konsep yang telah di uji kebenaran nya sehingga berlaku dimana saj dan kapan saja.
2.    Fakta. Fakta merujuk pada suatu penerapan dari konsep yang menunjukan nama objek atau pristiwa yang terjadi secara nyata pada suatu daerah atau tempat tertentu.
3.    Proses adalah serangkaian peristiwa yang merupakan gerakan-gerakan perkembangan dari suatu benda atau manusia. Suatu proses terjadi secara sadar atau tidak sadar.
4.    Nilai merujuk pada suatu pola, ukuran atau merupakan suatu tipe atau model. Umumnya nilai bertalian dengan pengukuran atau kebenaran yang bersifat umum , tentang baik atau buruk.
5.    Keterampilan adalah kemampuan berupa sesuatu yang baik. Berbuat dapat diartikan secara jasmani dan juga berarti secara rohani.
6.    Prosedur adalah tahap-tahap atau langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu aktivitas atau kegiatan.

Secara garis besar bahan/materi pembelajaran dapat di bedakan menjadi 4, yaitu fakta, konsep, prinsip dan keterampilan. Materi-materi diatas sangat lah penting untuk di ajarkan kepeserta didik dalam rangka mencapai standar kompetensi dan kempetensi dasar yang di ukur dengan menggunakan alat penilaian yang disusun berdasarakn indicator pencapaian.
B.    Landasan Dasar Penentuan Materi Pembelajaran PKn MI
Telah kita ketahui bersama bahwa otonomi pendidikan ternyata membawa implikasi pada perubahan system manajemen pendidkan dasar dari pola sentralisasi ke desentralisasi. Sebagai implikasi selanjutnya, saat ini dikembangkan system manajemen pendidikan yang demokratis dan non-monopolistik. Manajeman yang dikembangkan mengarah pada manajemen yang memberikan otonomi yang lebih besar kepada madrasah/sekolah dan mnendorong pengambimbilan keputusan partisipatif yang melibatkan secara langsung semua warga madrasah atau stakeholders untuk meningkatkan mutu madrasah.
Diantara otonomi yang lebih besar diberikan kepada madrasah menyangkut pengembangan kurikulum yang saat ini di sebut KTSP, yakni kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing madrasah/sekolah.
Dengan berlakunya kurikulum model KTSP di madrasah, berarti menuntut guru untuk meningkatkan kualitas guru dan perananya. Salah satu tugas seorang guru dalam konteks pengembangan kurikulum KTSP adalah bagaimana seorang guru SD/MI dapat mengembangkan materi pembelajaran dan menciptakan suasana pembelajaran yang PAKEM yang beorintasi pada peningkatan prestasi belajar peserta didik dan prestasi sekolah pada umumnya.

C.   Sumber Bahan Ajar (Materi Pembelajaran)
Sumber bahan ajar merupakan tempat bahan ajar dapat di perole. Dalam mencari
sumber bahan ajar peserta didik dapat dilibatkan untuk mencarinya.
Berdasarkan sumbernya, menurut Abdul Majid (2006) bahan pembelajaran dapat dikelompokan meliputi empat jenis sebagai berikut.
·         Bahan cetak (printed)
·         Bahan pembelajaran dengar (audio)
·         Bahan pembelajaran pandang dengar (audio visual)
·         Bahan pembelajaran ineraktif (interactive teacing material)

D.   Prinsip-prinsip Pemilihan Bahan ajar PKn MI
1.    Prinsip relevansi artinya keterkaitan. Materi pembelajaran hendaknya relevan atau ada kaitan erat dengan pencapain standar kompetensi dan kompetensi dasar.
2.    Prinsip konsistensi artinya keajegan. Jika KD yang harus dikuasai siswa ada dua macam, maka bahan yang di ajarkan kepada peserta didik juga harus meliputi dua macam .
3.    Prinsip kecukupan artinya materi yang diajarkan hendaknya cukup memadai dalam membantu peserta didik dalam menguasai KD yang diajarkan.

E.    Penentuan Materi Pembelajaran
Materi yang terkandung dalam SK dan KD harus dikembangkan oleh guru. Pengembangan materi oleh guru adalah memperluas serta menekankan tujuan penguasaan materi yang harus dikuasai oleh siswa-siswi dalam bentuk tingkah laku. Penekanan pada pencapian tingkah laku dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Untuk memperkaya materi dapat dilihat dalam beberapa buku teks. Dari telaah buku tgeks guru dapat mengembangkan materi dalam kegiatan pembelajaran, baik materi pokok yang harus benar-benar dikuasai oleh siswa-siswi maupun materi yang merupakan bahan penganyaan  untuk pengembangan wawasan berfikir serta informasi tambahan kepada siswa-siswi (syah, 2007).

Penyiapan dan pengelolaan materi
Beberapa hal yang perlu diperhatiakan dalam penyiapan dan pengelolaan materi, antara lain :
1.    Materi berisi pokok-pokok isi materi
2.    Rincian dan uraian batasan ruang lingkup, baik aspek kognitif, psikomotor, dan afektif
3.    Penguasaan materi melalui pola kegiatan belajar didalam kelas
4.    Penilaian kesesuain materi dengan hasil belajar perlu dilakukan secara terus menerus dengan prinsip penilaian berbasis kelas.
Setelah memilih jenis materi pembelajaran, maka selanjutnya guru dapat mengembangkan materi pembelajaran dengan acuan beberapa pertanyaan kunci yang perlu dijawab oleh guru:
1.    Apakah tujuan pembelajrannya ?
2.    Bagaiman mengorganisasikan materi pembelajaran yang di sajikan ?
3.    Apa nilai praktis dan manfaat dari materi pembelajaran yang disajikan ?
4.    Bagaimana perkembangan intelektual peserta didik ?
5.    Berapa waktu yang di sajikan ?
Untuk dapat menentukan materi pembelajaran dengan tepat, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam menentukan materi pelajaran,(R. Ibrahim, 2003) yaitu:
1.    Materi pembelajaran hendaknya sesuai dengan menunjang tercapainya tujuan intruksional
2.    Materi pelajaran hendaknya sesuai dengan tingkat pendidikan/ pengembangan siswa pada umumnya
3.    Materi pelajaran hhendaknya terorganisasi secara sistemasik dan berkesinambungan
4.    Materi pelajaran hendaknya mencakup hal-hal yang bersifat factual maupun konseptual.
Kreteria Penentuan Materi Pembelajaran
Ada bebrapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih atau menetapkan materi pelajaran (R. Ibrahim, Perencanaan Pengajaran 2003), yakni :
1.    Tujuan Pengajaraan
2.    Pentingnya Bahan
3.    Niali praktis
4.    Tingkat perkembangan peserta didik
Kreteria pemilihan materi pelajaran yang akan dikembangkan dalam system ntuksional dan mendasari penentuan strategi belajar mengajar(menurut Harjanto, 2006: 222-224) yaitu:
1.    Kreteria tujuan intuksional
2.    Materi pelajaran supaya terjabar
3.    Materi pelajaran relevan dengan kebutuhan peserta didik
4.    Materi pelajaran harus sesuai dengan kondisi masyarakat
5.    Materi pelajaran harus mengandung segi-segi etika
6.    Materi pelajaran tersusun dalam ruang lingkup dan aturan yang sistematik dan logis
7.    Materi pelajaran bersumber dari buku sumber yang baku, pribadi pendidik yang ahli dan masyarakat
F.    Langkah-langkah Analisis Materi Pembelajaran PKn MI
Berbeda dengan kurikulum 2004 (KBK) yang memuat standar kompetensi, kompetensi dasar, hasil belajar, dan indicator, dokumen stanadar isis yang menjadi acuan dalam mengembangkan KTSP hanya memuat standar kompetensi dan kompetensi dasar. Guru di beri kewenangan untuk mengembangkan indicator yang sesuai dengan konteks dan karakteristik siswa/siswi. Setelah perumusan indicator, langkah selanjutnya adalah penentuan materi.
Setelah selesai menulis bahan ajar atau materi PKn MI yang ditulis oleh orang lain yang akan di ajarkan selanjutnya yang perlu dilakukan seorang guru adalah menganalisis bahan ajar tersebut. Analisis atau evaluasi ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah bahan ajar telah baik dilakukan dengan beberapa cara.
Adapun langkah untuk menganalisis bahan ajar adalah dengan mengevalusai
komponen-komponen materi yang mencakup kelayakan isi, kebahasaan, sajian, kegrafikan.
1.    Komponen kelayakan isi mencakup, antara lain :
a.    Kesesuaian dengan SK, KD
b.    Kesesuaian dengan perkembangan anak
c.    Kesesuaian dengan kebutuhan bahan anak
d.    Kebenaran subtansi materi pembelajaran
e.    Manfaat untuk penambahan wawasan
f.     Kesesuain dengan nilai moral, dan nilai-nilai social
2.    Komponen kebahasaan antara lain mencakup :
a.    Keterbacaan
b.    Kejelasan informasi
c.    Kesesuaian dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar
d.    Pemanfaatan bahasa secara efektif dan efisien (jelas dan singkat)
3.    Komponen penyajian antara lain mencakup :
a.    Kejelasan tujuan (indicator) yang ingin dicapai
b.    Urutan sajian
c.    Pemberian motivasi, daya tarik
d.    Interaksi (pemberian stimulasi dan respond)
e.    Kelengkapan informasi
4.    Komponen kegrafikan antara lain mencakup :
a.    Penggunaan font; jenis dan ukuran
b.    Lay out atau tata letak
c.    Ilustrasi, gambar, foto
d.    Desain keterampilan
TES TULIS
1.    Materi pembelajaran dapat berupa konsep, prinsip, dan fakta. Jelaskan pengertian materi yang berupa konsep, prinsip dan fakta !
2.    Materi yang dikembangkan guru hendaknya mengacu pada kurikulum. Apa yang dimaksud dengan pernyataan tersebut ?
3.    Menetapkan materi mempertimbangkan adanya kesesuaian dengan tingkat pendidikan atau perkembangan siswa siswi pada umumnya.apa yang dimaksud dengan pernyataan tersebut ?
4.    Langkah pertama dalam menetapkan materi adalah mencermati hasil analisis kompetensi dasar. Jelaskan bagaimana mencermati kembali hasil analisis kompetensi dasar ?
5.    Seorang guru PKn MI kelas 1 akan mengajukan materi pembelajaran tentang hidup rukum. Bagaimana langkah yang harus ditempuh untuk menganalisis materi yang dibutuhkan ?

JAWABAN
1.  Materi berupa konsep adalah materi yang berupa pengertian-pengertian baru yang bisa timbul sebagai hasil pemikiran, meliputi definisi, pengertian, ciri khusus, hakikat dam isi.
Materi berupa prinsip adalah materi yang berupa hal-hal utama, pokok dan memiliki posisi terpenting meliputi dalil, rumus serta hubungan antar konsep yang menggambarkan implikasi sebab akibat.
Materi berupa fakta adalah materi yang berupa kenyataan dan kebenaran yang meliputi nama-nama objek, peristiwa sejarah, lambang, nama tempat, nama orang, nama bagian atau komponen satu benda dan sebagainya.

2.     Kurikulum berperan penting dalam menciptakan pendidikan yang efektif, didalamnya dijelaskan tentang tujuan, isi, dan segala perencanaan yang menentukan arah dan proses pendidikan. Materi pelajaran berada dalam ruang lingkup isi kurikulum oleh karena itu guru dalam menetapkan dan mengembangkan materi pelajaran harus tetap mengacu pada kurikulum agar dapat mencapai pendidikan yang efektif.

3.     Agar tujuan pembelajaran tercapai maka penetapan materi atau kedalaman materi yang dipilih harus disesuaikan dengan tingkat pendidikan atau perkembangan berfikir siswa siswi. Misalnya untuk pembelajaran PKn di Mi kelas 1 akan berbeda dengan pembelajaran PKn Mi kelas 3 dikarenakan tingkat dan perkembangan berfikir yang berbeda. Semakin tinggi tingkat pendidikan maka semakin sukar pula materi pelajarannya.


4.     Cara mencermati kembali hasil analisis kompetensi dasar adalah dengan mengidentifikasi aspek-aspek keutuhan kompetensi yang harus dipelajari atau dikuasai oleh peserta didik. Mencermati dan menentukan apakah kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta
didik termasuk dalam ranah kognitif,afektif dan psikomotor.

5.         1.  Menganalisis kelayakan materi berupa apakah materi hidup rukun yang disajikan sudah sesuai dengan SK dan KD yang ingin dicapai peserta didik, apakah materi tersebut sesuai dengan perkembangan peserta didik kelas 1 MI, mencermati kesesuaian dengan kebutuhan bahan ajar serta mencermati apakah didalam materi terdapat nilai-nilai moral dan sosial.
2.    Menganalisis kebahasaan berupa kejelasan informasi dalam materi tersebut, apakah sesuai dengan bahasa indonesia yang baik dan benar dan apakah dalam materi tersebut sudah menggunakan bahasa yang efektif dan efisien.
3.    Menganalisis komponen penyajian berupa kejelasan indikator yang ingin dicapai, pemberian motivasi atau daya tarik kepada peserta didik , serta apakah materi tersebut sudah mencakup kelngkapan informasi yang dibutuhkan
4.    Menganalisis komponen kegrafikan yaitu menganalisi tulisan dalam materi tersebut dapat berupa font, jenis tulisan, ukuran tulisan dan lain sebagainya.





1 komentar:

  1. Titanium Drill Bits - Classic Car Racing Board with
    In the new vintage style, the ti89 titanium calculators Titanium Drill titanium wok Bits feature 3 where is titanium found pieces of titaum aluminum that each has a unique shape. There's a hole that is very close to 출장마사지 the center of

    BalasHapus