ANALISIS
MATERI
PEMBELAJARAN PKn MI
A.
Pengertian Materi Pembelajaran
Dalam melakukan proses pembelajaran
diperlukan bahan ajar atau materi pembelajaran (intrucsional materials) yang secara garis besar terdiri dari
pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari peserta didik dalam
rangka mencapai standar kompetensi yang telah di tentukan. Materi pembelajaran
merupakan sesuatu yang disajikan guru untuk diolah dan dipahami oleh
siswa-siswi dalam rangka mencapai tujuan-tujuan intruksional yang telah
ditetapkan. Dalam kata lain, meteri pembelajaran merupakan salah satu unsure
atau komponen yang penting untuk mencapai tujuan-tujuan pembelajaran yang
berupa fakta, kosep, generalisasi, hokum/aturan, dan sebagainya yang terkandung
dalam mata pelajaran (Ibrahim, 2003).
Jenis -jenis bahan pembelajaran dapat
dibedakan berdasasarkan beberapa hal. Berdasarkan bentuk-bentuk pesan menurut
Darwyn Syah (2007) bahan pembelajaran dubedakan sebagai berikut.
1.
Konsep, konsep adalah gagasan atau
ide-ide yang memiliki cirri-ciri umum. Konsep merujuk pada sesuatu yang
mempunyai arti abstrak, dalam pengertian, sesuatu yang di abstrakan dari
pristiwa yang kongkrit (fakta). Karena konsep masih berupa gambaran atau segala
sesuatu bertindak atau hubungan dari berbagai konsep yang telah di uji
kebenaran nya sehingga berlaku dimana saj dan kapan saja.
2.
Fakta. Fakta merujuk pada suatu
penerapan dari konsep yang menunjukan nama objek atau pristiwa yang terjadi
secara nyata pada suatu daerah atau tempat tertentu.
3.
Proses adalah serangkaian peristiwa
yang merupakan gerakan-gerakan perkembangan dari suatu benda atau manusia.
Suatu proses terjadi secara sadar atau tidak sadar.
4.
Nilai merujuk pada suatu pola, ukuran
atau merupakan suatu tipe atau model. Umumnya nilai bertalian dengan pengukuran
atau kebenaran yang bersifat umum , tentang baik atau buruk.
5.
Keterampilan adalah kemampuan berupa
sesuatu yang baik. Berbuat dapat diartikan secara jasmani dan juga berarti secara
rohani.
6.
Prosedur adalah tahap-tahap atau
langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu aktivitas atau kegiatan.
Secara
garis besar bahan/materi pembelajaran dapat di bedakan menjadi 4, yaitu fakta,
konsep, prinsip dan keterampilan. Materi-materi diatas sangat lah penting untuk
di ajarkan kepeserta didik dalam rangka mencapai standar kompetensi dan
kempetensi dasar yang di ukur dengan menggunakan alat penilaian yang disusun
berdasarakn indicator pencapaian.
B.
Landasan Dasar Penentuan Materi
Pembelajaran PKn MI
Telah kita ketahui bersama bahwa
otonomi pendidikan ternyata membawa implikasi pada perubahan system manajemen pendidkan
dasar dari pola sentralisasi ke desentralisasi. Sebagai implikasi selanjutnya,
saat ini dikembangkan system manajemen pendidikan yang demokratis dan
non-monopolistik. Manajeman yang dikembangkan mengarah pada manajemen yang
memberikan otonomi yang lebih besar kepada madrasah/sekolah dan mnendorong
pengambimbilan keputusan partisipatif yang melibatkan secara langsung semua
warga madrasah atau stakeholders untuk
meningkatkan mutu madrasah.
Diantara otonomi yang lebih besar
diberikan kepada madrasah menyangkut pengembangan kurikulum yang saat ini di
sebut KTSP, yakni kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing
madrasah/sekolah.
Dengan berlakunya kurikulum model KTSP
di madrasah, berarti menuntut guru untuk meningkatkan kualitas guru dan
perananya. Salah satu tugas seorang guru dalam konteks pengembangan kurikulum
KTSP adalah bagaimana seorang guru SD/MI dapat mengembangkan materi
pembelajaran dan menciptakan suasana pembelajaran yang PAKEM yang beorintasi
pada peningkatan prestasi belajar peserta didik dan prestasi sekolah pada
umumnya.
C.
Sumber Bahan Ajar (Materi
Pembelajaran)
Sumber bahan ajar merupakan tempat
bahan ajar dapat di perole. Dalam mencari
sumber bahan ajar peserta didik dapat dilibatkan untuk
mencarinya.
Berdasarkan sumbernya, menurut Abdul
Majid (2006) bahan pembelajaran dapat dikelompokan meliputi empat jenis sebagai
berikut.
·
Bahan cetak (printed)
·
Bahan pembelajaran dengar (audio)
·
Bahan pembelajaran pandang dengar (audio visual)
·
Bahan pembelajaran ineraktif (interactive teacing material)
D.
Prinsip-prinsip Pemilihan Bahan ajar
PKn MI
1.
Prinsip relevansi artinya keterkaitan.
Materi pembelajaran hendaknya relevan atau ada kaitan erat dengan pencapain
standar kompetensi dan kompetensi dasar.
2.
Prinsip konsistensi artinya keajegan.
Jika KD yang harus dikuasai siswa ada dua macam, maka bahan yang di ajarkan
kepada peserta didik juga harus meliputi dua macam .
3.
Prinsip kecukupan artinya materi yang
diajarkan hendaknya cukup memadai dalam membantu peserta didik dalam menguasai
KD yang diajarkan.
E.
Penentuan Materi Pembelajaran
Materi
yang terkandung dalam SK dan KD harus dikembangkan oleh guru. Pengembangan
materi oleh guru adalah memperluas serta menekankan tujuan penguasaan materi
yang harus dikuasai oleh siswa-siswi dalam bentuk tingkah laku. Penekanan pada
pencapian tingkah laku dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Untuk
memperkaya materi dapat dilihat dalam beberapa buku teks. Dari telaah buku
tgeks guru dapat mengembangkan materi dalam kegiatan pembelajaran, baik materi
pokok yang harus benar-benar dikuasai oleh siswa-siswi maupun materi yang
merupakan bahan penganyaan untuk pengembangan
wawasan berfikir serta informasi tambahan kepada siswa-siswi (syah, 2007).
Penyiapan dan pengelolaan
materi
Beberapa
hal yang perlu diperhatiakan dalam penyiapan dan pengelolaan materi, antara
lain :
1.
Materi berisi pokok-pokok isi materi
2.
Rincian dan uraian batasan ruang
lingkup, baik aspek kognitif, psikomotor, dan afektif
3.
Penguasaan materi melalui pola
kegiatan belajar didalam kelas
4.
Penilaian kesesuain materi dengan
hasil belajar perlu dilakukan secara terus menerus dengan prinsip penilaian berbasis
kelas.
Setelah memilih
jenis materi pembelajaran, maka selanjutnya guru dapat mengembangkan materi
pembelajaran dengan acuan beberapa pertanyaan kunci yang perlu dijawab oleh
guru:
1.
Apakah tujuan pembelajrannya ?
2.
Bagaiman mengorganisasikan materi
pembelajaran yang di sajikan ?
3.
Apa nilai praktis dan manfaat dari
materi pembelajaran yang disajikan ?
4.
Bagaimana perkembangan intelektual
peserta didik ?
5.
Berapa waktu yang di sajikan ?
Untuk dapat menentukan
materi pembelajaran dengan tepat, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan
dalam menentukan materi pelajaran,(R. Ibrahim, 2003) yaitu:
1.
Materi pembelajaran hendaknya sesuai
dengan menunjang tercapainya tujuan intruksional
2.
Materi pelajaran hendaknya sesuai
dengan tingkat pendidikan/ pengembangan siswa pada umumnya
3.
Materi pelajaran hhendaknya
terorganisasi secara sistemasik dan berkesinambungan
4.
Materi pelajaran hendaknya mencakup
hal-hal yang bersifat factual maupun konseptual.
Kreteria
Penentuan Materi Pembelajaran
Ada bebrapa hal yang perlu
diperhatikan dalam memilih atau menetapkan materi pelajaran (R. Ibrahim,
Perencanaan Pengajaran 2003), yakni :
1.
Tujuan Pengajaraan
2.
Pentingnya Bahan
3.
Niali praktis
4.
Tingkat perkembangan peserta didik
Kreteria pemilihan materi
pelajaran yang akan dikembangkan dalam system ntuksional dan mendasari
penentuan strategi belajar mengajar(menurut Harjanto, 2006: 222-224) yaitu:
1.
Kreteria tujuan intuksional
2.
Materi pelajaran supaya terjabar
3.
Materi pelajaran relevan dengan
kebutuhan peserta didik
4.
Materi pelajaran harus sesuai dengan
kondisi masyarakat
5.
Materi pelajaran harus mengandung
segi-segi etika
6.
Materi pelajaran tersusun dalam ruang
lingkup dan aturan yang sistematik dan logis
7.
Materi pelajaran bersumber dari buku
sumber yang baku, pribadi pendidik yang ahli dan masyarakat
F.
Langkah-langkah Analisis Materi
Pembelajaran PKn MI
Berbeda
dengan kurikulum 2004 (KBK) yang memuat standar kompetensi, kompetensi dasar,
hasil belajar, dan indicator, dokumen stanadar isis yang menjadi acuan dalam
mengembangkan KTSP hanya memuat standar kompetensi dan kompetensi dasar. Guru
di beri kewenangan untuk mengembangkan indicator yang sesuai dengan konteks dan
karakteristik siswa/siswi. Setelah perumusan indicator, langkah selanjutnya
adalah penentuan materi.
Setelah
selesai menulis bahan ajar atau materi PKn MI yang ditulis oleh orang lain yang
akan di ajarkan selanjutnya yang perlu dilakukan seorang guru adalah
menganalisis bahan ajar tersebut. Analisis atau evaluasi ini dimaksudkan untuk
mengetahui apakah bahan ajar telah baik dilakukan dengan beberapa cara.
Adapun
langkah untuk menganalisis bahan ajar adalah dengan mengevalusai
komponen-komponen
materi yang mencakup kelayakan isi,
kebahasaan, sajian, kegrafikan.
1.
Komponen kelayakan isi mencakup,
antara lain :
a.
Kesesuaian dengan SK, KD
b.
Kesesuaian dengan perkembangan anak
c.
Kesesuaian dengan kebutuhan bahan anak
d.
Kebenaran subtansi materi pembelajaran
e.
Manfaat untuk penambahan wawasan
f.
Kesesuain dengan nilai moral, dan
nilai-nilai social
2.
Komponen kebahasaan antara lain
mencakup :
a.
Keterbacaan
b.
Kejelasan informasi
c.
Kesesuaian dengan kaidah bahasa
Indonesia yang baik dan benar
d.
Pemanfaatan bahasa secara efektif dan
efisien (jelas dan singkat)
3.
Komponen penyajian antara lain
mencakup :
a.
Kejelasan tujuan (indicator) yang
ingin dicapai
b.
Urutan sajian
c.
Pemberian motivasi, daya tarik
d.
Interaksi (pemberian stimulasi dan
respond)
e.
Kelengkapan informasi
4.
Komponen kegrafikan antara lain
mencakup :
a.
Penggunaan font; jenis dan ukuran
b.
Lay out atau tata letak
c.
Ilustrasi, gambar, foto
d.
Desain keterampilan
TES TULIS
1. Materi pembelajaran dapat berupa konsep,
prinsip, dan fakta. Jelaskan pengertian materi yang berupa konsep, prinsip dan
fakta !
2. Materi yang dikembangkan guru hendaknya
mengacu pada kurikulum. Apa yang dimaksud dengan pernyataan tersebut ?
3. Menetapkan materi mempertimbangkan adanya
kesesuaian dengan tingkat pendidikan atau perkembangan siswa siswi pada
umumnya.apa yang dimaksud dengan pernyataan tersebut ?
4. Langkah pertama dalam menetapkan materi
adalah mencermati hasil analisis kompetensi dasar. Jelaskan bagaimana
mencermati kembali hasil analisis kompetensi dasar ?
5. Seorang guru PKn MI kelas 1 akan mengajukan
materi pembelajaran tentang hidup rukum. Bagaimana langkah yang harus ditempuh
untuk menganalisis materi yang dibutuhkan ?
JAWABAN
1. Materi berupa konsep adalah materi yang
berupa pengertian-pengertian baru yang bisa timbul sebagai hasil pemikiran,
meliputi definisi, pengertian, ciri khusus, hakikat dam isi.
Materi berupa prinsip
adalah materi yang berupa hal-hal utama, pokok dan memiliki posisi terpenting
meliputi dalil, rumus serta hubungan antar konsep yang menggambarkan implikasi
sebab akibat.
Materi berupa fakta
adalah materi yang berupa kenyataan dan kebenaran yang meliputi nama-nama
objek, peristiwa sejarah, lambang, nama tempat, nama orang, nama bagian atau
komponen satu benda dan sebagainya.
2. Kurikulum berperan penting dalam menciptakan
pendidikan yang efektif, didalamnya dijelaskan tentang tujuan, isi, dan segala
perencanaan yang menentukan arah dan proses pendidikan. Materi pelajaran berada
dalam ruang lingkup isi kurikulum oleh karena itu guru dalam menetapkan dan
mengembangkan materi pelajaran harus tetap mengacu pada kurikulum agar dapat
mencapai pendidikan yang efektif.
3. Agar tujuan pembelajaran tercapai maka
penetapan materi atau kedalaman materi yang dipilih harus disesuaikan dengan
tingkat pendidikan atau perkembangan berfikir siswa siswi. Misalnya untuk
pembelajaran PKn di Mi kelas 1 akan berbeda dengan pembelajaran PKn Mi kelas 3
dikarenakan tingkat dan perkembangan berfikir yang berbeda. Semakin tinggi
tingkat pendidikan maka semakin sukar pula materi pelajarannya.
4. Cara mencermati kembali hasil analisis
kompetensi dasar adalah dengan mengidentifikasi aspek-aspek keutuhan kompetensi
yang harus dipelajari atau dikuasai oleh peserta didik. Mencermati dan
menentukan apakah kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta
didik termasuk dalam
ranah kognitif,afektif dan psikomotor.
5.
1. Menganalisis kelayakan materi berupa apakah
materi hidup rukun yang disajikan sudah sesuai dengan SK dan KD yang ingin
dicapai peserta didik, apakah materi tersebut sesuai dengan perkembangan
peserta didik kelas 1 MI, mencermati kesesuaian dengan kebutuhan bahan ajar
serta mencermati apakah didalam materi terdapat nilai-nilai moral dan sosial.
2. Menganalisis kebahasaan berupa kejelasan
informasi dalam materi tersebut, apakah sesuai dengan bahasa indonesia yang
baik dan benar dan apakah dalam materi tersebut sudah menggunakan bahasa yang
efektif dan efisien.
3. Menganalisis komponen penyajian berupa
kejelasan indikator yang ingin dicapai, pemberian motivasi atau daya tarik
kepada peserta didik , serta apakah materi tersebut sudah mencakup kelngkapan
informasi yang dibutuhkan
4. Menganalisis komponen kegrafikan yaitu
menganalisi tulisan dalam materi tersebut dapat berupa font, jenis tulisan,
ukuran tulisan dan lain sebagainya.
Titanium Drill Bits - Classic Car Racing Board with
BalasHapusIn the new vintage style, the ti89 titanium calculators Titanium Drill titanium wok Bits feature 3 where is titanium found pieces of titaum aluminum that each has a unique shape. There's a hole that is very close to 출장마사지 the center of